Sinergi Lembaga, Kepala MA Pembangunan Hadiri Pembukaan Perkemahan Santri MTs Pembangunan pondok pesantren AL-FATTAH KIKIL ARJOSARI PACITAN
PACITAN – Suasana khidmat bercampur antusiasme menyelimuti Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil, Arjosari, Pacitan pada Jumat pagi (23/01/2026). Sebanyak kurang lebih 350 santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pembangunan resmi memulai petualangan mereka dalam kegiatan Perkemahan Santri yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dua malam hingga Minggu mendatang.
Kegiatan yang menjadi agenda bergengsi bagi para santri ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Bapak Drs. Baharuddin, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa perkemahan bukan sekadar kegiatan rekreatif, melainkan kawah candradimuka untuk membentuk karakter, kemandirian, dan ketangkasan santri di era modern.
Kehadiran Tokoh dan Dukungan Penuh Lembaga

Kehadiran para tokoh penting dalam pembukaan ini menambah nilai sakral acara. Ibu Tatik Sofianti, M.Pd., selaku Kepala Madrasah Aliyah (MA) Pembangunan Pondok Pesantren Al-Fattah, turut hadir memberikan dukungan moral bagi adik-adik kelasnya di tingkat Tsanawiyah. Kehadiran beliau menegaskan sinergi yang kuat antarlembaga pendidikan di bawah naungan yayasan Al-Fattah dalam mencetak generasi unggul.
Tak hanya jajaran pendidik, restu dan dukungan spiritual pun terpancar dengan kehadiran Ibu Sri Wahyuni selaku pengasuh Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil. Beliau hadir didampingi langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fattah, KH. Hammam Fathullah HB, SE., M.Pd. Kehadiran jajaran pimpinan pesantren ini menjadi pelecut semangat bagi para peserta untuk menjalani setiap materi kepanduan dengan disiplin dan penuh kegembiraan.

Membangun Karakter di Alam Terbuka
Selama tiga hari ke depan, 350 santri akan ditempa dengan berbagai kegiatan mulai dari teknik kepanduan, kerjasama tim, hingga penguatan spiritual di malam hari. Lokasi perkemahan yang asri di lingkungan Arjosari memberikan atmosfer yang mendukung bagi santri untuk lebih dekat dengan alam sekaligus mempererat ukhuwah antar sesama.
"Perkemahan ini adalah momentum bagi santri untuk belajar bahwa ilmu tidak hanya didapat di dalam kelas, tapi juga di bawah tenda dan di atas tanah tempat kita berpijak," ujar salah satu panitia di sela-sela acara.
Dengan resmi dibukanya kegiatan ini, diharapkan para santri mampu membawa pulang nilai-nilai kemandirian dan tanggung jawab yang akan menjadi bekal berharga dalam menempuh pendidikan di masa depan.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SKUA: Memperkuat Pemahaman Ibadah Melalui Materi Salat Jama’, Doa Salat Dhuha, dan Tahajud
Arjosari, Pacitan, Jawa Timur – Kegiatan Syarat Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA) terus menjadi sarana penting dalam meningkatkan pemahaman keagamaan peserta didik. P
Semarak Takbir Keliling Pesantren Al Fattah Kikil, Santri MA Pembangunan Tampilkan Kreativitas Islami
Kikil – Suasana malam takbiran di wilayah Kikil berlangsung meriah dengan digelarnya kegiatan Takbir Keliling yang diselenggarakan oleh Pesantren Al Fattah Kikil. Kegiatan tersebu
15 Siswa MA Pembangunan Ikuti Tes OLIMPABA
Sejumlah siswa MA Pembangunan Kikil mengikuti Olimpiade PAI dan Bahasa Arab (OLIMPABA) Se Jawa Timur yang dilaksanakan secara daring di laboratorium komputer madrasah, Sabtu (11/4/2026)
Taksemua Pembelajaran harus di Dalam Kelas
Pembelajaran siswa tidak selalu harus dilakukan di dalam ruang kelas. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran Nahwu yang dilaksanakan di serambi
Wakamad Bidang Kurikulum MA Pembangunan Kikil Berikan Pendampingan Optimal Regristasi SNBP 2026
Siswa kelas XII MA Pembangunan Kikil mulai mempersiapkan diri menghadapi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiwa Baru (SNPMB) 2026. Sebagai langkah awal, mereka mengikuti kegiatan pembuata